Drone Zenmuse L3 Resmi Diluncurkan, Teknologi Strategis untuk Pemetaan Infrastruktur
Peluncuran produk ini dilakukan secara eksklusif di Indonesia melalui Halo Robotics, distributor resmi DJI Enterprise.
Konstruksi Media – DJI, pemimpin global dalam teknologi drone dan pencitraan udara, resmi memperkenalkan Zenmuse L3, sensor LiDAR generasi terbaru yang dirancang untuk menghadirkan efisiensi tinggi dalam survei dan pemetaan infrastruktur. Peluncuran produk ini dilakukan secara eksklusif di Indonesia melalui Halo Robotics, distributor resmi DJI Enterprise.
Zenmuse L3 membawa peningkatan signifikan dalam jangkauan, akurasi, dan efisiensi pemetaan udara, mampu memetakan hingga 100 kilometer persegi per hari dengan tingkat akurasi vertikal hanya 3 sentimeter. Teknologi ini dinilai akan mempercepat proses survei dan desain proyek di sektor konstruksi, pertambangan, energi, serta tata ruang wilayah.
Zenmuse L3 akan mendukung kemajuan dan transformasi industri geospasial secara global maupun di Indonesia.
“Melalui inovasi terbaru ini, DJI berupaya memperluas penerapan teknologi LiDAR pemetaan udara kelas atas untuk berbagai kebutuhan industri, mulai dari survei topografi dan kehutanan hingga pemodelan 3D dan pembangunan infrastruktur,” ujar Christina Zhang, Director of Sales & Marketing Communication DJI dalam keterangan resminya, Senin (10/11).
Baca Juga:
Fungsi dan Kendala Penggunaan Drone untuk Kebutuhan Perusahaan Konstruksi
Teknologi Efisien Drone Zenmuse L3
Zenmuse L3 dilengkapi LiDAR 1535 nm jarak jauh dengan jangkauan hingga 950 meter dan sistem kamera RGB ganda 100 MP. Teknologi ini memungkinkan pengumpulan data spasial detail dari satu kali penerbangan, menghasilkan peta digital beresolusi tinggi yang dapat langsung digunakan untuk analisis perencanaan proyek konstruksi.
Menurut Johannes Soekidi, Managing Director Halo Robotics, Indonesia menjadi pasar yang sangat potensial untuk teknologi pemetaan canggih ini.
“Indonesia merupakan pasar data geospasial terbesar di Asia Tenggara, dengan kebutuhan survei dan pemetaan yang sangat tinggi di berbagai sektor utama seperti pertambangan, perkebunan, minyak dan gas, transmisi listrik, konstruksi, serta konservasi lingkungan,” jelasnya.
Ia menambahkan, Zenmuse L3 menawarkan solusi yang lebih efisien dibandingkan metode survei tradisional yang membutuhkan biaya tinggi. “Dengan kombinasi platform drone industri DJI Matrice 400, sensor L3 memungkinkan survei hingga 5.000 hektar dalam satu hari — yang sebelumnya bisa memakan waktu sebulan menggunakan teknologi drone generasi sebelumnya,” ujarnya.
Teknologi Drone Zenmus L3 Dukung Green Infrastructure
Teknologi terbaru ini juga dirancang untuk mendukung prinsip green infrastructure dengan mengurangi kebutuhan survei darat yang padat energi dan sumber daya. Dengan efisiensi waktu, biaya, dan akurasi yang tinggi, Zenmuse L3 diharapkan menjadi alat penting dalam mempercepat proyek infrastruktur nasional, terutama yang memerlukan pemetaan geospasial detail seperti jalan tol, pelabuhan, dan kawasan industri baru.
Baca Juga:
Bersama AirNav dan Beehive Drones, ITS Ciptakan Sistem Monitoring Drone
DJI Zenmuse L3 kini telah tersedia untuk pre-order melalui Halo Robotics (PT Halo Indah Permai), mitra distribusi resmi DJI Enterprise di Indonesia.




