Konstruksi Media – Inspeksi menara Saluran Udara Tegangan Ekstra Tinggi (SUTET) kini dilakukan dengan tingkat keamanan yang lebih tinggi melalui pemanfaatan drone yang dilengkapi sistem penginderaan lingkungan.
Teknologi ini dinilai mampu membantu mengurangi risiko keselamatan saat pemeriksaan jaringan transmisi listrik bertegangan tinggi.
Drone telah lama dimanfaatkan untuk memantau kondisi menara dan kabel transmisi, terutama di area yang sulit dijangkau.
Baca Juga:
Praktisi HSE Ungkap Pelajaran Penting dari Peristiwa Terra Drone
Namun, pengoperasian di sekitar struktur menara yang rapat serta kabel bertegangan tinggi masih menyimpan risiko, termasuk potensi tabrakan saat manuver jarak dekat.
Drone Dilengkapi Sistem Penghindaran Berbasis Sensor
Menjawab tantangan tersebut, Halo Robotics menilai sistem penghindaran hambatan berbasis sensor menjadi elemen penting dalam mendukung operasi inspeksi.
Sensor ini memungkinkan drone mengenali objek di sekitarnya secara lebih akurat, sehingga penerbangan dapat dilakukan dengan lebih terkendali.
“Teknologi ini digunakan sebagai lapisan perlindungan tambahan untuk mendukung operasi inspeksi yang lebih terkendali, tanpa mengubah prosedur keselamatan maupun peran operator yang telah ada,” tulis Halo Robotics dalam keterangannya, Senin (22/12).
Dengan dukungan sensor visual dan thermal, drone mampu merekam data kondisi menara dan jaringan transmisi secara lebih konsisten.
Data tersebut kemudian digunakan sebagai bahan evaluasi kondisi fisik aset kelistrikan, khususnya pada area yang memiliki tingkat risiko tinggi jika diperiksa secara manual.
Baca Juga:
Drone Zenmuse L3 Resmi Diluncurkan, Teknologi Strategis untuk Pemetaan Infrastruktur
Meningkatkan Potensi Keselamatan Kerja di Lapangan
Halo Robotics menegaskan bahwa pemanfaatan teknologi penginderaan ini tidak dimaksudkan untuk menggantikan metode inspeksi yang selama ini telah diterapkan.
Sebaliknya, sistem tersebut berperan sebagai pelengkap untuk meningkatkan akurasi dokumentasi dan keselamatan kerja di lapangan.
Melalui penggunaan drone bersensor, proses pengelolaan dan pemeliharaan aset jaringan transmisi diharapkan dapat dilakukan secara lebih terukur.
Di sisi lain, pendekatan ini juga mendukung upaya menjaga keandalan pasokan listrik dengan meminimalkan potensi gangguan teknis akibat kerusakan yang tidak terdeteksi.




