Konstruksi Media – PT Jasa Marga (Persero) Tbk menegaskan komitmennya untuk mempercepat penyelesaian berbagai proyek jalan tol strategis di Pulau Jawa. Sejumlah ruas kini telah memasuki tahap akhir konstruksi dan siap dioperasikan dalam waktu dekat.
Direktur Utama Jasa Marga, Rivan A. Purwantono, menyampaikan bahwa percepatan ini merupakan bagian dari upaya perusahaan untuk memperkuat konektivitas antarkawasan sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi regional.
“Jasa Marga berkomitmen menyelesaikan proyek dengan mutu sesuai standar dan tepat waktu, mengelola risiko secara lebih baik, mempercepat pengambilan keputusan di lapangan, serta menjaga transparansi kepada seluruh pemangku kepentingan,” ujar Rivan dalam keterangannya, Rabu (12/11/2025).
Hingga 17 Oktober 2025, sejumlah proyek jalan tol mencatat progres signifikan. Berikut daftar perkembangannya:
- Tol Probolinggo–Banyuwangi (Segmen Gending–Kraksaan: 98,10%, Segmen Kraksaan–Paiton: 100%, Segmen Paiton–Besuki: 87,19%)
- Tol Yogyakarta–Bawen (Segmen Ambarawa–Bawen): 75,46%
- Tol Solo–Yogyakarta–NYIA Kulonprogo (Segmen Klaten–Purwomartani): 88,88%
- Tol Jakarta–Cikampek II Selatan (Segmen Bojongmangu–Sadang): 90,83%
- Tol Akses Patimban: Pembebasan lahan 91,09%
Baca juga: 50 Proyek Jalan Tol Masuk Daftar PSN Pemerintahan Prabowo, Berikut Daftarnya
Rivan menambahkan, proyek-proyek ini akan memperkuat jaringan transportasi darat di Pulau Jawa, sekaligus memberikan dampak nyata terhadap peningkatan efisiensi logistik, pertumbuhan ekonomi daerah, dan pengurangan waktu tempuh bagi masyarakat.
Di sisi lain, Jasa Marga juga berkomitmen menjaga keberlanjutan lingkungan dan sosial melalui penerapan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG). Beragam program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) telah dilakukan, seperti penanaman pohon di sekitar koridor tol, penggunaan energi baru terbarukan (EBT) berupa Hybrid Wind Tree di proyek Tol Probolinggo–Banyuwangi, pengembangan usaha mikro dan kecil (UMK), serta layanan kesehatan gratis melalui Jasa Marga Medical Keliling (Jamedlink) di proyek Tol Jogja–Bawen.
Selain itu, Jasa Marga juga mendorong program Creating Shared Value (CSV) berupa modernisasi pertanian di wilayah sekitar Tol Jogja–Solo, sebagai bentuk sinergi antara pembangunan infrastruktur dan kesejahteraan masyarakat.
Dengan progres yang terus bergerak maju, Jasa Marga optimistis seluruh proyek tol strategis di Jawa dapat beroperasi sesuai target dan menjadi penggerak utama konektivitas nasional. (***)



