Konstruksi Media – PT DCI Indonesia Tbk terus memperkuat infrastruktur digital nasional dengan meresmikan fasilitas E2 Data Center Surabaya berkapasitas IT sebesar 9 megawatt (MW).
Founder dan CEO DCI Indonesia, Toto Sugiri, menyatakan bahwa langkah ini merupakan bagian dari strategi pemerataan kapasitas pusat data nasional yang selama ini masih terpusat di wilayah Jakarta.
“Peresmian ini menjadi upaya kami untuk memperluas infrastruktur pusat data ke luar Jakarta, seiring meningkatnya kebutuhan pemrosesan dan penyimpanan data,” ujarnya, Senin (7/4/2026).
Menurutnya, pesatnya pertumbuhan komputasi, layanan cloud, serta kecerdasan buatan (AI) mendorong kebutuhan infrastruktur pusat data berkapasitas besar dan andal. Oleh karena itu, pengembangan pusat data harus dilakukan secara merata dan berkelanjutan.
Surabaya dipilih sebagai lokasi strategis karena perannya sebagai pusat perdagangan sekaligus gerbang konektivitas menuju kawasan Indonesia bagian timur. Kehadiran E2 Data Center di kota ini diharapkan mampu mendukung distribusi layanan digital dengan latensi rendah.
DCI Indonesia juga menghadirkan standar layanan global dengan tingkat keandalan tinggi melalui Service Level Agreement (SLA) mencapai 99,999 persen, atau setara dengan maksimal lima menit downtime per tahun.
Fasilitas ini tidak hanya memperkuat distribusi infrastruktur pusat data nasional, tetapi juga mendukung kebutuhan komputasi berdaya tinggi (high-density) untuk teknologi AI, sekaligus menyediakan sistem cadangan (redundansi) terhadap pusat data di Jakarta.
Selain itu, penerapan konsep diversifikasi geografis (geo-resilience) memungkinkan mitigasi risiko serta distribusi lalu lintas data yang lebih stabil, khususnya untuk wilayah Jawa Timur dan Indonesia Timur.
Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Elestianto Dardak, mengapresiasi kehadiran fasilitas tersebut karena dinilai mampu meningkatkan daya saing daerah.
“Infrastruktur pusat data memiliki peran strategis dalam memperkuat daya saing dan membuka peluang ekonomi baru. Kehadiran E2 Surabaya diharapkan memperkuat ekosistem teknologi di Jawa Timur dan Indonesia Timur,” ujarnya.
Dengan hadirnya pusat data berstandar global ini, DCI Indonesia optimistis dapat mendukung percepatan transformasi digital sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi berbasis teknologi di berbagai wilayah Indonesia. (***)



