INFONewsPerumahan

Danantara Alokasikan Rp1 Triliun untuk Bangun 15.000 Hunian Korban Banjir di Sumatera dan Aceh

Tahap awal program dimulai dengan pembangunan 600 unit hunian sementara (huntara) di Aceh Tamiang

Konstruksi Media – Pemerintah terus mempercepat penyediaan hunian bagi korban banjir di sejumlah wilayah Sumatera. Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara turut berkontribusi melalui pembangunan ribuan hunian yang didanai dari program corporate social responsibility (CSR) badan usaha milik negara (BUMN).

CEO BPI Danantara Rosan Roeslani menyampaikan, Danantara menargetkan pembangunan 15.000 unit hunian yang tersebar di tiga provinsi di Sumatera. Program ini merupakan hasil kolaborasi seluruh BUMN dengan total anggaran CSR sekitar Rp1 triliun.

“Saat ini kami menargetkan pengeluaran dari CSR seluruh BUMN kurang lebih dianggarkan Rp1 triliun,” ujar Rosan, dikutip dari kanal YouTube Sekretariat Presiden, Kamis (1/1/2026).

Pernyataan tersebut disampaikan dalam rapat penanganan bencana Sumatera bersama Presiden Prabowo Subianto, jajaran menteri, serta para direktur utama BUMN yang digelar di Aceh Tamiang.

Tahap awal program dimulai dengan pembangunan 600 unit hunian sementara (huntara) di Aceh Tamiang. Hunian tersebut ditargetkan rampung dan diserahterimakan kepada pemerintah daerah pada 8 Januari 2026.

Rosan mengungkapkan, hingga saat ini total dana yang telah dikeluarkan untuk pembangunan hunian korban bencana mencapai sekitar Rp655 miliar. Dana tersebut diharapkan dapat mengakselerasi proses pembangunan agar berjalan cepat dan tepat sasaran.

Baca juga: Danantara dan BP BUMN Siapkan 15.000 Hunian Sementara untuk Korban Bencana di Sumut dan Aceh

“Dengan dana tersebut, rumah-rumah yang dibangun bisa layak dan beradab. Danantara juga siap berpartisipasi lebih besar lagi ke depannya,” katanya.

Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto meninjau langsung pembangunan huntara bagi korban bencana di Aceh Tamiang. Sebanyak 600 unit rumah tengah dibangun oleh Danantara Indonesia dalam waktu relatif singkat.

“Saya berterima kasih kepada Danantara yang telah melakukan pekerjaan dengan sangat baik. Membangun 600 hunian dalam waktu singkat itu merupakan sebuah prestasi,” ujar Prabowo.

Presiden juga meminta agar Danantara terus berkoordinasi dengan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) serta pemerintah daerah, guna memastikan pembangunan hunian tidak tumpang tindih dan benar-benar sesuai dengan kebutuhan di lapangan. (***)

Artikel Terkait

Back to top button
Chat WhatsApp

HUBUNGI KAMI

👑 Berlangganan Artikel Premium 📰 Iklan Display Produk (Majalah dan Website) 📣 Liputan Khusus
Banner Kiri
Banner Kanan