Bukan Hanya Teknologi, SCG Ungkap Kunci Indonesia capai Net Zero 2060
CEO SCG Thammasak Sethaudom tegaskan NZE 2060 butuh kerjasama dan inklusi.
Konstruksi Media – Sebagai mitra pembangunan nasional, SCG kembali menegaskan komitmennya untuk mendukung percepatan dekarbonisasi Indonesia.
Hal ini dilakukan melalui penyelenggaraan ESG Symposium 2025 Indonesia, yang mengusung tema “Decarbonizing for Our Sustainable Tomorrow”, di The Ritz-Carlton Jakarta, Mega Kuningan, Selasa (2/12/2025).
Simposium ini digelar di tengah tantangan global mendesak yang disebut sebagai Krisis Tiga Planet (Triple Planetary Crisis), yang mencakup perubahan iklim, hilangnya keanekaragaman hayati, dan polusi yang meningkat.
Baca Juga:
Kemenperin: Baru 40% Industri Ikuti Roadmap NZE
Menanggapi regulasi iklim yang semakin ketat, Indonesia sendiri telah menargetkan pencapaian Net Zero Emission pada tahun 2060, dengan rencana penurunan intensitas emisi GRK mencapai 93,5%.
Kunci Indonesia Mencapai Net Zero

Thammasak Sethaudom, President & CEO SCG, dalam sambutannya mengungkapkan bahwa perjalanan Indonesia menuju Net Zero membutuhkan elemen kunci di luar investasi teknologi.
“Perjalanan Indonesia menuju Net Zero 2060 membutuhkan lebih dari sekadar teknologi. Hal ini membutuhkan kerjasama, inovasi, dan inklusi,” ujar Thammasak Sethaudom.
Menekankan urgensi dan etika transisi hijau, Thammasak menambahkan bahwa fokus aksi harus bergeser dari sekadar wacana ke tindakan nyata.
“Pertanyaannya kini bukan lagi apakah kita harus bertindak, tetapi seberapa cepat dan seberapa kolaboratif kita dapat bergerak, sembari memastikan transisi ini tetap adil dan tidak meninggalkan siapa pun,” tambahnya.
Berpedoman pada prinsip Inclusive Green Growth, SCG berkomitmen untuk bekerja bersama pemerintah, dunia usaha, dan komunitas dalam mendukung transformasi berkelanjutan Indonesia.
SCG berharap simposium ini menjadi platform kolaboratif untuk memfasilitasi tindakan nyata dalam mendorong pertumbuhan hijau (green growth), dekarbonisasi, dan sirkularitas.
Baca Juga:
Gencarkan Ekonomi Sirkular, Mitra10 Sediakan Layanan E-Waste Berhadiah Voucher Rp500 Ribu
Deklarasi Bersama: Implementasi Model PPPP

Sebagai bentuk komitmen nyata dan implementasi prinsip kolaborasi, sesi Joint Declaration dilaksanakan dalam sesi “Circular Future Collaboration and Commitment: Declaration for Greener Tomorrow.”
Deklarasi ini merupakan perwujudan konkret dari model Public, Private, People Partnership (PPPP), yang menyatukan berbagai pemangku kepentingan, antara lain:
- Pemerintah: Pemerintah Kabupaten Sukabumi.
- Sektor Swasta: PT Semen Jawa (anak perusahaan SCG), serta mitra manufaktur besar seperti PT Pratama Abadi Industri, PT Glostar Indonesia, PT Pou Yuen Indonesia, PT Feng Tay Indonesia Enterprises, PT Panasonic Gobel Life Solution Manufacturing Indonesia, dan PT Tirta Fresindo Jaya (Mayora Indah Tbk.).
- Komunitas: Perwakilan komunitas SCG Warrior Mentari yang merupakan bagian dari program pemberdayaan masyarakat SCG.
Warit Jintanawan, Country Director SCG Indonesia, menekankan tekad terhadap model
kerjasama Public-Private-People Partnership (PPPP).
“Penandatanganan deklarasi hari ini adalah bukti bahwa kolaborasi adalah kunci utama untuk mempercepat keberlanjutan,” ujarnya.




