AsosiasiInfrastrukturKonstruksi BerkelanjutanNewsSustainability

Buka Musprov INKINDO Jabar 2026, Wagub Erwan Ajak Konsultan Jadi Mitra Strategis Pemerintah 

"Saya mengajak INKINDO Jawa Barat untuk terus memperkuat kolaborasi dengan pemerintah daerah, dunia usaha, asosiasi dan perguruan tinggi" Wagub Jabar Erwan Setiawan.

Konstruksi Media — Musyawarah Provinsi (Musprov) ke-XII Ikatan Nasional Konsultan Indonesia (INKINDO) Jawa Barat Tahun 2026 resmi dibuka oleh Wakil Gubernur Jawa Barat, H. Erwan Setiawan, SE.

Kegiatan ini menjadi momentum strategis bagi konsultan nasional untuk memperkuat peran dalam mendukung pembangunan daerah yang berkualitas, berintegritas, dan berkelanjutan.

Dalam sambutannya, Erwan Setiawan menegaskan bahwa INKINDO bukan sekadar organisasi profesi, melainkan mitra strategis pemerintah dalam proses pembangunan.

Menurutnya, ribuan perusahaan konsultan yang tergabung dalam INKINDO telah berkontribusi besar dalam perencanaan, pengawasan, dan pengendalian pembangunan, baik di tingkat nasional maupun daerah, termasuk di Jawa Barat.

Musprov INKINDO Jabar 2026
Wakil Gubernur Jabar H. Erwan Setiawan hadiri Musprov INKINDO Jabar 2026. Dok. Konstruksi Media

“INKINDO adalah pilar penting dalam ekosistem pembangunan. Terutama di Jawa Barat yang memiliki dinamika pembangunan sangat tinggi, mulai dari infrastruktur, kawasan industri, transportasi, lingkungan, hingga transformasi tata kelola pemerintahan,” ujar Erwan Setiawan di El Hotel Bandung, Jabar, Selasa, (13/01/2026).

4 Aspek Keamanan Proyek

Ia menekankan pentingnya empat aspek keamanan dalam setiap proyek pembangunan, yakni aman dalam perencanaan, aman dalam penganggaran, aman dalam pelaksanaan, dan aman dalam pelaporan.

Keempat aspek tersebut, kata dia menjadi kunci agar sebuah pekerjaan tidak menimbulkan persoalan hukum maupun administrasi di kemudian hari.

Wagub Jabar Erwan Setiawan
Wagub Jabar Erwan Setiawan dalam Musprov INKINDO Jabar 2026. Dok. Ist

“Yang paling utama adalah aman dalam perencanaan. Kalau perencanaannya buruk, maka pelaksanaannya juga akan buruk. Tapi jika perencanaannya matang dan tertata dengan baik, InsyaAllah pekerjaannya akan berhasil,” imbuhnya.

Erwan menjelaskan bahwa tahapan pembangunan harus dijalankan secara disiplin, dimulai dari studi kelayakan (FS), detail engineering design (DED), penganggaran, hingga pelaksanaan dan pelaporan. Ia mengingatkan agar tidak ada perubahan di tengah jalan yang keluar dari perencanaan awal karena dapat menimbulkan risiko dan masalah.

“DED sudah jelas, anggarannya sudah jelas. Jangan di tengah jalan diubah-ubah. Kalau ada kebutuhan tambahan, ajukan kembali setelah pekerjaan awal selesai, jangan merusak perencanaan yang sudah disepakati,” papar dia.

Wagub Jabar Erwan Setiawan
Wakil Gubernur Jawa Barat H. Erwan Setiawan buka Musprov INKINDO Jabar 2026. Dok. Ist

Lebih lanjut, Erwan juga menyoroti pentingnya integritas dan profesionalisme konsultan. Ia meminta para konsultan untuk tetap berjalan lurus sesuai aturan, tidak takut kehilangan pekerjaan hanya karena menolak praktik-praktik yang menyimpang.

“Kalau kita bekerja dengan baik, sesuai perencanaan dan aturan, jangan takut. Tidak perlu memberi dan jangan coba-coba memberi. Lebih baik aman, tenang, keluarga juga tenang,” jelas dengan tegas.

Ia juga mendorong agar sejak awal proses perencanaan dan pelaksanaan, konsultan, pemerintah, dan aparat penegak hukum dapat duduk bersama untuk mengawal proyek. Dengan demikian, potensi kesalahpahaman dan permasalahan hukum dapat dicegah sejak dini.

Menurut Erwan, Musprov INKINDO Jawa Barat harus menjadi ajang konsolidasi organisasi untuk melahirkan kepemimpinan yang solid dan program kerja yang selaras dengan arah pembangunan Jawa Barat, baik jangka pendek, menengah, maupun panjang.

“Siapapun ketua yang terpilih nanti, harus mampu berkoordinasi dan bersinergi dengan pemerintah daerah. Program kerja INKINDO harus sinkron dengan kebijakan pembangunan Jawa Barat,” katanya.

Ke depan, Jawa Barat membutuhkan konsultan yang tidak hanya berperan sebagai penyedia jasa, tetapi sebagai mitra strategis pemerintah. Konsultan diharapkan mampu memberikan masukan objektif, menawarkan solusi inovatif, serta menjaga kualitas pembangunan dari hulu hingga hilir.

“Saya mengajak INKINDO Jawa Barat untuk terus memperkuat kolaborasi dengan pemerintah daerah, dunia usaha, dan perguruan tinggi. Pemerintah Provinsi Jawa Barat terbuka terhadap kemitraan yang profesional, akuntabel, dan berorientasi pada pembangunan berkelanjutan,” pungkas Erwan Setiawan.

Baca Juga :

Musprov INKINDO Jabar 2026, Momentum Transformasi Konsultan Lokal

Artikel Terkait

Back to top button
Chat WhatsApp

HUBUNGI KAMI

👑 Berlangganan Artikel Premium 📰 Iklan Display Produk (Majalah dan Website) 📣 Liputan Khusus
Banner Kiri
Banner Kanan