HeadlineINFONews

Bos Danantara Bocorankan 10–11 Proyek Baru 2026, Apa Saja?

Pengumuman akan dilakukan dalam waktu dekat untuk menjawab ekspektasi publik yang cukup tinggi.

Konstruksi Media — PT Danantara Investment Management (Persero) atau DIM menyiapkan ekspansi investasi agresif pada 2026. Chief Investment Officer (CIO) Danantara Indonesia, Pandu Sjahrir mengungkapkan bahwa terdapat 10 hingga 11 proyek baru yang saat ini tengah dalam tahap persiapan dan akan segera diumumkan secara resmi.

“Untuk program 2026, bocoran yang bisa saya sampaikan, kami memiliki 10–11 proyek yang sedang dikerjakan. Kami akan umumkan pada waktunya,” ujar Pandu di Jakarta, Rabu (19/11/2025).

Ia menekankan bahwa pengumuman akan dilakukan dalam waktu dekat untuk menjawab ekspektasi publik yang cukup tinggi.

Sebelumnya, Danantara menyampaikan rencana investasi sekitar US$10 miliar pada kuartal IV/2025. Dari total tersebut, 80% akan dialokasikan di dalam negeri termasuk pasar modal, sementara sisanya ditempatkan di luar negeri.

Sejumlah proyek prioritas dalam negeri telah dalam pipeline, di antaranya pembangunan Kampung Haji di Arab Saudi, proyek energi hulu bersama PT Pertamina (Persero), serta proyek waste to energy (WTE) atau Pengolahan Sampah Menjadi Energi Listrik (PSEL).

Baca juga: Danantara Percepat Merger BUMN Karya, Ditargetkan Rampung Tahun Ini

Terkait Kampung Haji, Pandu menyebut pihaknya sedang dalam proses penawaran dan menyiapkan dokumen pembelian lahan yang telah berizin.

“Kami mencoba membeli tanah 80 hektare lebih, serta beberapa area tambahan yang izinnya sudah lengkap. Ini menjadi cara kami memperkenalkan Indonesia ke dunia,” terangnya.

Ia menjelaskan bahwa Kampung Haji dirancang sebagai ekosistem terpadu yang tidak hanya mendukung kebutuhan jamaah haji dan umrah, tetapi juga membuka peluang bisnis di sektor kuliner, fesyen, pariwisata, farmasi, media, hingga ekonomi syariah.

Sementara itu, untuk proyek WTE, Danantara akan meluncurkan hingga 33 fasilitas PSEL di berbagai kabupaten/kota di Indonesia.

Managing Director Investment DIM, Stefanus Ade Hadiwidjaja, mengungkapkan bahwa tender untuk proyek WTE di tujuh kota telah dimulai serentak pada 6 November, dengan melibatkan 24 perusahaan global. Langkah ini menjadi fase awal implementasi yang menargetkan 33–34 lokasi di seluruh Tanah Air. (***)

Artikel Terkait

Back to top button
Chat WhatsApp
Banner Kiri
Banner Kanan