NewsTRANSPORTATION

Berkonsep TOD, Stasiun Jatake Siap Beroperasi Januari 2026

PT Kereta Api Indonesia (Persero) mengonfirmasi pembangunan stasiun Jatake masuk tahap finalisasi.

Konstruksi Media – PT Kereta Api Indonesia (Persero) mengonfirmasi bahwa pembangunan Stasiun Jatake yang berlokasi di Kecamatan Pagedangan, Kabupaten Tangerang, telah memasuki tahap finalisasi. Stasiun baru yang mengusung konsep Transit Oriented Development (TOD) ini direncanakan mulai beroperasi pada Januari 2026.

Konsep TOD ini mengintegrasikan fungsi transportasi dengan aktivitas kawasan sekitarnya di atas lahan seluas 2.435 meter persegi. Progres pembangunan fisik sendiri telah mencapai 98,56 persen per akhir November 2025.

Direktur Utama KAI, Bobby Rasyidin, menyampaikan bahwa kehadiran Stasiun Jatake merupakan strategi untuk memperkuat layanan transportasi publik di kawasan penyangga Jakarta yang berkembang pesat.

Baca Juga:

Otorita IKN dan PII Perkuat Peran Insinyur Muda Nusantara

“Stasiun Jatake dihadirkan untuk mendekatkan layanan kereta api kepada masyarakat. Kami berharap kehadiran stasiun ini memperkuat konektivitas wilayah serta mendukung mobilitas harian yang lebih tertata dan efisien,” ujar Bobby dalam keterangan tertulisnya, Senin (29/12/2025).

Fasilitas Lengkap untuk 20 Ribu Penumpang

Stasiun Jatake memiliki bangunan tiga lantai dengan luas sekitar 3.000 meter persegi. Dengan peron sepanjang 250 meter, stasiun ini diproyeksikan mampu melayani hingga 20.000 penumpang per hari. Fasilitas yang tersedia mencakup area aktivitas penumpang, zona komersial, hingga lahan parkir untuk kendaraan roda dua, roda empat, dan sepeda.

Vice President Corporate Communication KAI, Anne Purba, menjelaskan bahwa stasiun ini dirancang untuk menunjang kebutuhan pengguna Commuter Line secara menyeluruh. Selain itu, terdapat lahan pengembangan lanjutan seluas 4.000 meter persegi di area luar stasiun.

“Stasiun Jatake diproyeksikan menjadi simpul layanan baru yang mendukung kelancaran arus penumpang sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi di kawasan sekitarnya,” kata Anne.

Baca Juga:

Akses Tol KM 25 Segera Rampung, Magnet Investasi Paramount Petals Menguat

Mendukung Tren Positif Penumpang

Penambahan stasiun di KM 37+045 lintas Tanah Abang–Rangkasbitung ini dilakukan untuk mengakomodasi lonjakan jumlah pengguna kereta. Data KAI mencatat jumlah penumpang di lintas ini terus meningkat secara signifikan hingga mencapai 70,4 juta orang pada periode Januari–November 2025.

Saat ini, KAI bersama Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA) Kemenhub tengah menjalani tahap akhir berupa uji prasarana guna memastikan aspek keselamatan dan keamanan operasional sebelum stasiun resmi melayani masyarakat di awal tahun depan.

Artikel Terkait

Back to top button
Chat WhatsApp

HUBUNGI KAMI

👑 Berlangganan Artikel Premium 📰 Iklan Display Produk (Majalah dan Website) 📣 Liputan Khusus
Banner Kiri
Banner Kanan