Banjir Besar di Kabupaten Banjar Kalimantan, 2008 Rumah Terendam
Konstruksi Media – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Banjar melaporkan bahwa pada Rabu malam, banjir merendam Kecamatan Pengaron. Akibatnya, sedikitnya 2.008 rumah warga terendam.
Selain itu, banjir juga merendam Kecamatan Simpang Empat dengan ketinggian air 70 sentimeter. Kemudian, warga yang mengungsi 3.727 jiwa dari delapan desa di Kecamatan Pengaron. Sebanyak 2.215 kepala keluarga (KK) terdampak banjir besar tersebut.
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Banjar Muhamad Irwan Kumar mengatakan, status siaga darurat banjir sudah ditetapkan seiring kenaikan muka air pada titik pantau di wilayah hulu sub daerah aliran Sungai Riam Kiwa.
- LRT Jabodebek Jadi Moda Pilihan Masyarakat di Momen Liburan
- IKN Jadi Daya Tarik Wisatawan, OIKN: Banyak Masyarakat Ingin Berkunjung
- WSBP Perkuat Keberlanjutan: Tanam 348 Pohon Trembesi untuk Lingkungan
“Daerah-daerah rawan banjir diminta waspada mengingat hujan masih berpotensi terjadi dalam beberapa hari ke depan,” kata Irwan dikutip, Kamis (13/1/2022).
Sementara itu, Komandan Korem 101/Antasari Brigjen TNI Firmansyah, menginstruksikan jajarannya mengerahkan personel dan sarana pendukungnya membantu proses evakuasi warga terdampak banjir.
“Kodim 1006/Banjar dan satuan sekitar sudah saya perintahkan terjun semua ke lapangan. TNI harus hadir di tengah bencana yang dialami masyarakat, tetapi tetap berkoordinasi dengan BPBD sebagai komando dalam penanggulangan banjir,” jelasnya.***