Bangkit dari Mati Suri, Rancang Semesta Nusantara Menjemput Harapan Baru
Konstruksi Media – PT Rancang Semesta Nusantara merupakan perusahaan konsultan perencana dan pengawasan konstruksi yang lahir dari semangat menghadirkan infrastruktur berkelanjutan dan berkualitas. Berdiri sejak 1993 di Bali, perusahaan ini dikenal sebagai konsultan spesialis infrastruktur sumber daya air, sistem air minum, dan limbah perkotaan.
Namun, seiring waktu, kiprahnya sempat meredup hingga aktivitas proyek nyaris tak terdengar. Titik balik terjadi ketika Danang Sektiawan dipercaya memimpin pada 2023. Saat itu, kondisi perusahaan digambarkannya seperti kapal tua yang nyaris karam.
“Dulu perusahaan ini bisa dikatakan mati suri. Hampir tidak ada proyek yang jalan. Tapi sekarang, Alhamdulillah, sejak 2023 kami sudah pegang sekitar 20 paket di seluruh Indonesia,” ujar Danang, President Director PT Rancang Semesta Nusantara.
Di bawah kepemimpinannya, perusahaan melakukan restrukturisasi organisasi, digitalisasi proses kerja, serta penguatan kompetensi SDM. Strategi ini membawa Rancang Semesta Nusantara memasuki fase kebangkitan gelombang kedua, khususnya di sektor air dan infrastruktur.
“Saya ingin menghidupkannya kembali. Sayang kalau perusahaan dengan sejarah panjang ini dibiarkan begitu saja,” ungkap Danang.

Kebangkitan itu diawali dari keberhasilan memenangkan proyek sosial di bidang pengelolaan sampah.
“Saya dapat lima dari enam paket proyek nasional tentang pengelolaan sampah. Fokusnya bukan di teknis, tapi di sosial bagaimana mengedukasi masyarakat supaya buang sampah jadi kebiasaan positif,” jelasnya.
Pendekatan ini menegaskan bahwa konstruksi, bagi Rancang Semesta, bukan hanya soal beton dan baja, tetapi juga perubahan perilaku.
Selain itu, perusahaan memperkuat portofolio pada sektor air minum dan limbah perkotaan. “Kami fokus di air minum. Proyek-proyek pengawasan SPAM itu lumayan besar,” kata Danang.

Rancang Semesta juga terlibat dalam proyek CISP PISC di Pontianak bersama Dohwa dari Korea, yang mengintegrasikan pengelolaan air bersih dan air limbah.
Tak hanya itu, Rancang Semesta Nusantara juga menjadi mitra lokal dalam proyek bendungan bersama BUMN karya. Dengan kolaborasi lintas negara dan lembaga, Danang menegaskan bahwa konsultan lokal mampu bersaing. “Kolaborasi itu bukan soal besar atau kecilnya perusahaan, tapi tentang kepercayaan dan kemampuan berbagi peran,” tegasnya.
Note:
Naskah ini sudah tayang di majalah Konstruksi Media Edisi XVIII/2025, untuk lebih detailnya silahkan klik link berikut.. https://online.anyflip.com/nwzpn/umjn/mobile/




