Bakal Jadi Hybrid University, Ini Strategi Unpad
Konstruksi Media – Universitas Padjadjaran menggelar Dies Natalies untuk usianya yang ke 64 tahun pada Sabtu (11/9) kemarin. Peringatan tersebut menjadi kesempatan Unpad untuk mengevaluasi yang telah dilalui dan memikirkan masa depan.
“Perayaan Dies Natalis adalah kesempatan kita untuk mengevaluasi perjalanan yang telah dilalui dan juga memikirkan masa depan Unpad,” ujar Rektor Unpad Rina Indiastuti dalam Peringatan Puncak Dies Natalis ke-64 Unpad yang disiarkan secara langsung dari Grha Sanusi Hardjadinata Unpad, Jalan Dipati Ukur No. 35, Bandung, dikutip pada Minggu (12/9/2021).
Dalam pidatonya, Rina memaparkan sejumlah upaya dan capaian Unpad, termasuk dalam menghadapi era disrupsi dan pandemi Covid-19.
- Menteri Ara Kaji Ulang Syarat Rumah Subsidi bagi Warga Berpenghasilan di Atas Rp7 Juta
- Meneropong Dinamika Resiprositas Ekonomi GlobalLesson Learned Tarif Resiprokal dan Dampaknya terhadap Mitra Dagang Dunia
- Per 3 April 2025, Hutama Karya Catatkan 122,24% Kenaikan Volume Kendaraan Lintasi JTTS
Rina mengatakan bahwa pandemi Covid-19 telah mengakselerasi percepatan transformasi digital mendukung pendidikan, riset, dan perkantoran. Saat ini semakin banyak kegiatan yang dialihkan secara daring, berdampingan dengan kegiatan yang efektif jika dilakukan secara fisik.
“Unpad akan memasuki tatanan baru dalam pengelolaan kegiatan kampus yang akan dilakukan secara hybrid. Mengelola transisi ini membutuhkan manajemen perubahan yang harus didukung oleh semua pimpinan, dosen, tenaga kependidikan dan mahasiswa,” katanya.
Tahun ini, peringatan Dies Natalis Unpad mengusung tema ‘Universitas Padjadjaran Menuju Transformasi Hybrid University’. Rina mengungkapkan, adaptasi yang dilakukan Unpad menghadapi berbagai disrupsi akan diimplementasikan di Unpad.
“Hybrid University ini tetap diposisikan untuk menjamin proses penguatan pendidikan sesuai dengan nilai luhur dan ciri Unpad, menggabungan keunggulan atas cara konvensional dan tuntutan masa depan dengan memanfaatkan teknologi yang berkembang pesat,” ungkapnya.
Pengembangan Hybrid University, kata Rina, tetap diposisikan untuk menjamin proses penguatan keunggulan Unpad sesuai dengan visi dan nilai Universitas Padjadjaran.
Rina mengatakan, masa depan Unpad terlihat cerah, jika dapat bergerak cepat dengan kelincahan dalam rangka menghadapi berbagai tantangan dan disrupsi.
“Masa depan Unpad terlihat cerah, asalkan kita bergerak cepat dengan kelincahan menjalankan transformasi Unpad Hybrid University untuk tujuan mewujudkan visi yaitu Unpad bereputasi dunia dan berdampak bagi masyarakat,” imbuhna.
Pada kesempatan tersebut, Unpad memberikan penghargaan kepada fakultas atas kontribusinya dalam menunjang rekognisi internasional Unpad dalam Anugerah Pradja Brata. Tahun ini, juara umum Anugerah Pradja Brata diraih oleh Fakultas Kedokteran.
Adapun para pemenang dari setiap parameter adalah sebagai berikut:
Pemenang Parameter Pembelajaran
1. Fakultas Ekonomi dan Bisnis
2. Fakultas Kedokteran
3. Fakultas Ilmu Budaya
4. Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik
5. Fakultas Farmasi
Pemenang Parameter Kemahasiswaan dan Alumni
1. Fakultas Farmasi
2. Fakultas Hukum
3. Fakultas Matematika dan IPA
4. Fakultas Kedokteran Gigi
5. Fakultas Ekonomi dan Bisnis
Pemenang Parameter Sumber Daya Manusia
1. Fakultas Ekonomi dan Bisnis
2. Fakultas Teknik Geologi
3. Fakultas Ilmu Budaya
4. Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik
5. Fakultas Hukum
Pemenang Parameter Riset dan Inovasi
1. Fakultas Farmasi
2. Fakultas Matematika dan IPA
3. Fakultas Teknologi Industri Pertanian
4. Fakulltas Kedokteran
5. Fakultas Pertanian
Pemenang Parameter Kemitraan dan Pendapatan
1. Fakultas Kedokteran
2. Fakultas Pertanian
3. Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik
4. Fakultas Ekonomi dan Bisnis
5. Fakultas Psikologi
Pemenang Parameter Webometrics Fakultas
1. Fakultas Hukum
2. Fakultas Kedokteran
3. Fakultas Matematika dan IPA
4. Fakultas Farmasi
5. Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik.***