Anak Usaha Nidya Karya selesaikan Pekerjaan SPAM di Cilacap
Pembangunan SPAM tersebut bekerjasama PT Nindya Tirta Unggul dengan Perusahaan Daerah Air Minum (Perumdam) Tirta Wijaya Kabupaten Cilacap.
Konstruksi Media – PT Nindya Tirta Unggul yang merupakan anak usaha PT Nindya Karya (Persero) telah menyelesaikan pekerjaan konstruksi Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Kesugihan yang berlokasi di Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah (Jateng). PT Nindya Tirta Unggul sendiri yang bergerak dibidang Sistem Pengolahan Air Minum (SPAM).
Terhitung pada 1 September 2022, ditetapkan dan dimulainya masa komersial SPAM Kesugihan, sesuai dengan berita acara penetapan masa komersial nomor 690/1973/47.10.01/2022 dan nomor 0129/NTU/08/2022 sebagai awal pabrik memproduksi air bersih dan memberikan kontribusi untuk Perusahaan serta masyarakat sekitar guna memenuhi kebutuhan air minum.
“PT Nindya Tirta Unggul menjalin kerja sama dengan Perusahaan Daerah Air Minum (Perumdam) Tirta Wijaya Kabupaten Cilacap di bidang Investasi dan Pengelolaan Unit Produksi di Kesugihan dengan skema perjanjian Bangun, Kelola dan Alih Milik (Built, Operate and Transfer/B.O.T) dengan nilai investasi Rp55,19 miliar. Perusahaan membangun SPAM Kesugihan, Kabupaten Cilacap dan mengelolanya selama 15 (lima belas) tahun mendatang, terhitung dari 1 September 2022 sampai dengan 31 Agustus 2037,” ungkap manajemen, sebagaimana dalam keterangannya, Jumat, (20/10/2022).
Baca Juga : Nindya Karya Jalin Kerjasama Pegembangan Bisnis Kawasan PT Pupuk Sriwijaya
Adapun pembangunan SPAM tersebut dilakukan di lahan seluas 5.755 m2 dan mengedepankan konsep pembangunan green building secara menyeluruh mulai dari lokasi yang alami dan asri. Sehingga konsep bangunan dan teknologi yang ditanamkan lebih hemat energi.
Menurutnya, pengolahan air dilakukan secara alami yaitu koagulasi dan sedimentasi yang menghasilkan air minum untuk menambah kekurangan air minum yang dibutuhkan oleh Perumdam dengan kapasitas 600 m3/jam untuk air tawar.
“Nindya Tirta Unggul juga memiliki Sea Water Reverse Osmosis (SWRO) untuk pengolahan air asin menjadi air tawar dengan kapasitas 120 m3/jam yang dapat memenuhi kebutuhan masyarakat Cilacap pada saat musim kemarau,” bebernya.
Dengan visi menjadi perusahaan di bidang industri air bersih terpercaya, terkemuka dan berkelanjutan, Nindya Tirta Unggul sangat mengedepankan nilai kualitas, kuantitas, kontinuitas pengelolaan air bersih sebagai jaminan kepuasan pelanggan berbasis excellence engineer, reliable, operational dan maintenance dengan mengedepankan inovasi dan teknologi.
Sebanyak 82 persen karyawan PT Nindya Tirta Unggul adalah masyarakat sekitar yang telah dilatih dan didik menjadi human capital yang unggul dan berakhlak.
“Investasi ini diharapkan dapat meningkatkan kinerja bisnis Nindya Karya dari recurring income anak usaha sehubungan dengan potensi bisnis air minum dan sanitasi yang tinggi untuk kebutuhan kawasan industri di Cilacap dan dapat memberikan manfaat yang besar bagi masyarakat khususnya di Kabupaten Cilacap,” imbuhnya.
Sebagaimana diketahui, proyek investasi Nindya Karya bidang SPAM ini juga sejalan dengan semangat pemerintah dalam menyediakan infrastruktur air minum.
Hal ini dalam mewujudkan akses air minum dan sanitasi aman serta berkelanjutan bagi masyarakat Indonesia, pemerintah bahkan memasukkan infrastruktur Sistem Pengolahan Air Minum (SPAM) ke dalam salah satu bagian dari Proyek Strategis Nasional.
Baca Artikel Selanjutnya :