Konstruksi Media – Pengembangan kawasan barat Jakarta kembali menunjukkan prospek cerah seiring hadirnya akses tol langsung ke kawasan Paramount Petals. Township seluas ±400 hektare yang dikembangkan oleh Paramount Land ini semakin mengukuhkan posisinya sebagai kota mandiri baru dengan potensi investasi tinggi.
Dirancang sebagai “The Next Gading Serpong”, Paramount Petals dikembangkan dengan konsep kota modern yang terintegrasi dan berkelanjutan. Proyek ini melanjutkan kesuksesan pengembangan kawasan Gading Serpong, sekaligus menjawab kebutuhan hunian dan investasi masa depan di koridor barat Jakarta.
Keunggulan utama kawasan ini semakin diperkuat dengan pembangunan akses tol langsung yang terhubung ke ruas Tol Jakarta–Merak (Jakarta–Tangerang KM 25). Infrastruktur strategis ini menjadi katalis utama yang meningkatkan konektivitas, mempercepat mobilitas, serta mendorong pertumbuhan ekonomi kawasan.
Saat ini, akses tol Paramount Petals telah memasuki tahap Uji Laik Fungsi (ULF) dan Uji Laik Operasi (ULO), serta ditargetkan mulai beroperasi pada pertengahan 2026.
Direktur Paramount Land, Chrissandy Dave, menyebut kehadiran akses tol ini sebagai “game changer” yang akan mengubah peta mobilitas secara signifikan.

“Waktu tempuh menuju berbagai destinasi utama seperti Jakarta, Bandara Soekarno-Hatta, hingga kawasan industri di barat Jakarta menjadi jauh lebih efisien. Dampaknya tidak hanya dirasakan penghuni, tetapi juga mendorong multiplier effect bagi sektor komersial dan retail,” ujarnya.
Menurutnya, kemudahan akses ini turut membuka peluang pasar baru. Paramount Petals kini semakin relevan bagi masyarakat yang mencari alternatif hunian maupun investasi di luar pusat kota, dengan akses yang lebih cepat dan efisien.
Selain itu, akses tol baru ini diperkirakan mampu mengurangi kepadatan lalu lintas di arteri Bitung menuju kawasan industri hingga sekitar 10 persen atau setara 19–20 ribu kendaraan per hari.
Sementara itu, Direktur Project Management Paramount Land, Cok Putra Tri Utama, menegaskan bahwa pengembangan kawasan dilakukan secara terintegrasi dengan pembangunan infrastruktur kota.
“Seluruh pembangunan dirancang selaras antara hunian, komersial, dan infrastruktur. Ini memastikan kawasan tumbuh secara terencana, efisien, dan berkelanjutan,” jelasnya.
Sebagai bagian dari pengembangan, Paramount Petals juga membangun jalan boulevard yang menghubungkan kawasan selatan hingga akses tol di bagian utara. Infrastruktur pendukung lain turut dikembangkan, mulai dari ruang terbuka hijau, jaringan utilitas bawah tanah, hingga kolam retensi untuk pengendalian banjir.

Hingga saat ini, Paramount Petals telah menunjukkan perkembangan signifikan dengan sekitar 1.300 unit terbangun dan 1.000 unit telah diserahterimakan. Lebih dari 600 kepala keluarga telah menghuni klaster Aster, Canna, dan Gardenia.
Aktivitas kawasan juga semakin hidup dengan hadirnya berbagai tenant seperti KFC, Alfamidi, A&W Restaurant, serta berbagai pelaku usaha lainnya.
Fasilitas kota yang telah beroperasi meliputi Paramount Petals Community Club, Taman Rasa, Pasar Modern Paramount Petals, hingga Bethsaida Clinic. Ke depan, kawasan ini juga akan dilengkapi fasilitas tambahan seperti arena olahraga, pendidikan, layanan kesehatan, dan berbagai fasilitas penunjang lainnya.
Dengan perkembangan yang pesat dan dukungan infrastruktur strategis, Paramount Petals kini menjelma sebagai destinasi hunian dan investasi baru yang prospektif di barat Jakarta. (***)




