4 Ekskavator SANY Gerak Cepat Bersihkan Longsor di Cisarua
SANY Indonesia menunjukkan komitmen sosialnya dengan menerjunkan bantuan alat berat di Cisarua.
Konstruksi Media – Produsen alat berat raksasa SANY Indonesia menunjukkan komitmen sosialnya dengan menerjunkan bantuan alat berat untuk mempercepat proses evakuasi korban bencana tanah longsor di Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat.
Hingga 31 Januari 2026, SANY Indonesia telah menyiapkan 4 unit ekskavator untuk mendukung Pemerintah RI dalam upaya tanggap darurat. Dari jumlah tersebut, 2 unit di antaranya telah tiba di lokasi bencana guna membersihkan material longsor dan mempercepat evakuasi korban di area seluas 15,27 hektare tersebut.
Bencana yang terjadi pada 24 Januari 2026 ini tercatat menyebabkan kerusakan parah, dengan sedikitnya 30 rumah runtuh dan 27 orang masih dinyatakan hilang. Tebalnya material lumpur dan terputusnya akses jalan utama menjadi tantangan berat bagi tim penyelamat di lapangan.
Baca Juga:
Indonesia Jadi Tuan Rumah World Engineering Day 2026, PII sebagai Penyelenggara
Kolaborasi dengan Kementerian PU dan Basarnas
Deputy GM and Director Government Affairs SANY Heavy Industry Indonesia, Saanjay Shamdasani, menyatakan bahwa dukungan ini merupakan kolaborasi erat dengan Kementerian Pekerjaan Umum (PU).
“Melalui kerja sama dengan Kementerian PU, kami memberikan dukungan peralatan untuk mempercepat proses penanggulangan darurat tersebut,” ujar Saanjay dalam keterangan resminya yang diterima Konstruksi Media, Senin (2/2).
Tak hanya mengirimkan alat, SANY juga mengerahkan tim Government Relations untuk bersiaga di lokasi bencana dan bermalam bersama tim BASARNAS guna memastikan koordinasi operasional berjalan efektif.
Baca Juga:
Optimisme Properti 2026, Samera Group Tegaskan Komitmen Hunian Bebas Banjir
Komitmen Berkelanjutan
General Manager SANY Indonesia (SANY PERKASA), Yan Sui, menegaskan bahwa aksi ini merupakan bagian dari rekam jejak perusahaan dalam membantu Indonesia. Sebelumnya, pada Desember 2025, SANY juga telah mengerahkan 13 unit alat berat untuk penanggulangan bencana di Pulau Sumatera.
“Kami berharap respons kali ini dapat lebih efisien dengan kerja sama yang lebih erat,” ungkap Yan Sui.
Saanjay menambahkan bahwa di tahun 2026, SANY telah merencanakan berbagai program CSR yang mencakup bidang kesehatan, pendidikan, hingga dukungan peningkatan kapasitas infrastruktur bagi Pemerintah Daerah.
Kehadiran alat berat SANY di Cisarua diharapkan menjadi faktor krusial dalam mempercepat pemulihan akses jalan dan infrastruktur dasar masyarakat pascabencana.




