15 Tahun HKA: Menguasai Material hingga Jadi Operator Jalan Tol Terbesar Kedua Nasional
HKA melakukan transformasi krusial dari produsen hotmix menjadi operator jalan tol terbesar kedua di Indonesia, didukung backward integration dan 5.000 personel tersertifikasi.
Konstruksi Media – PT Hakaaston (HKA) merayakan hari jadinya yang ke-15, dengan menegaskan keberhasilan transformasi strategisnya.
Berawal sebagai produsen material konstruksi, HKA kini sukses menjadi operator dan penyedia layanan operasi jalan tol terbesar kedua di Indonesia.
Titik balik krusial perusahaan terjadi pada tahun 2021, ketika HKA bertransformasi dari fokus material menjadi perusahaan operasi dan pemeliharaan jalan tol yang berorientasi end-user.
Perubahan ini didukung oleh lebih dari 5.000 personel aktif yang telah tersertifikasi dan memiliki kompetensi matang dalam layanan ruas tol.
Baca Juga:
Tuntas Overlay 12.000 Ton Aspal, HKA Perkuat Standar Mutu Jalan Tol Trans Sumatera di Palembang
Plt. Direktur Utama HKA, M. Rozi Rinjayadi, menegaskan bahwa kemampuan adaptasi adalah kekuatan utama perusahaan.
“Kami akan terus tumbuh sebagai perusahaan yang tidak hanya membangun jalan, tetapi membangun kepercayaan,” ujar Rozi Rinjayadi, dalam siaran pers yang diterima, Kamis (27/11).
Kekuatan dari Pengalaman Hulu

Sebelum bertransformasi menjadi operator, HKA telah membangun fondasi kuat di sektor hulu material konstruksi. Sejak 2010, fasilitas Asphalt Mixing Plant (AMP) HKA telah menghasilkan lebih dari 5,5 juta ton hotmix hingga tahun 2025.
Material ini digunakan dalam proyek-proyek vital seperti ruas-ruas Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS), Bandar Udara Pattimura, Soekarno-Hatta International Airport (Soetta), hingga proving ground berstandar internasional di Bekasi.
Pada tahun 2019, HKA memperkuat rantai pasok melalui backward integration dengan mengembangkan bisnis rebar, ready-mix concrete, dan structural steel.
Standar Kualitas Tinggi dalam Operasi

Pengalaman panjang HKA di sektor hulu memberikan kepekaan kuat terhadap standar kualitas saat berperan sebagai operator.
Hal ini tercermin dalam penerapan data-driven operational approach, temperature control system, dan kalibrasi berkala untuk memastikan setiap pekerjaan pemeliharaan memiliki kualitas dan keselamatan sebagai fondasi utama.
Baca Juga:
Lepas Tangan? KAI Serahkan Utang Kereta Cepat ke Danantara
Melalui Jasa Layanan Operasi (JLO), HKA juga memperkuat dimensi sosial layanannya, termasuk program Operasi Simpatik SETUJU, pengawasan microsleep, dan edukasi keselamatan.
Pada usia ke-15, HKA berkomitmen memperkuat layanan, memperluas inovasi, dan menjaga konsistensi transformasi sebagai bagian dari keluarga besar PT Hutama Karya (Persero) untuk mendukung pertumbuhan ekonomi nasional.
“Perjalanan ini membuktikan bahwa kemampuan beradaptasi adalah kekuatan utama HKA,” tutup Rozi.




