Konstruksi Media – Memasuki tahun 2026, tren hunian di kawasan Jabodetabek semakin bergeser ke konsep Transit Oriented Development (TOD), di mana kemudahan akses transportasi publik menjadi faktor utama dalam menentukan kualitas hidup dan nilai investasi properti.
Jalur KRL Commuter Line Depok–Bogor tetap menjadi primadona bagi kaum urban karena memiliki frekuensi perjalanan tinggi, konektivitas yang baik, serta fasilitas publik yang relatif matang. Kawasan ini juga menawarkan keseimbangan antara harga hunian dan kenyamanan lingkungan.
Dibandingkan jalur Tangerang atau Bekasi, kawasan Depok–Bogor dikenal memiliki udara yang lebih sejuk, terutama di area Bojonggede hingga Bogor. Selain itu, wilayah ini dekat dengan sejumlah kampus ternama seperti Universitas Indonesia (UI), Universitas Gunadarma, dan Institut Pertanian Bogor (IPB). Aksesibilitas juga semakin meningkat dengan dukungan Tol Depok–Antasari (Desari) dan Tol Jagorawi.
Berikut 10 rekomendasi hunian strategis di sepanjang jalur KRL Depok–Bogor:
1. Grand Depok City
Akses: Stasiun Depok Lama
Merupakan kawasan mandiri terbesar di Depok. Keunggulannya terletak pada kelengkapan fasilitas, mulai dari sekolah, rumah sakit, hingga pusat pemerintahan Kota Depok yang berada dalam satu kawasan.
2. Samesta Mahata Margonda
Akses: Stasiun UI dan Stasiun Depok Baru
Apartemen berkonsep TOD yang terintegrasi langsung dengan stasiun. Cocok bagi profesional muda yang bekerja di kawasan Sudirman–Thamrin namun ingin tinggal di pusat aktivitas Depok.
3. Diamond City
Akses: Stasiun Citayam
Pilihan ideal bagi pencari rumah pertama dengan harga kompetitif. Berjarak sekitar 5–10 menit dari stasiun, hunian ini mengusung desain minimalis modern yang banyak diminati generasi milenial.
4. Citra Swarna Riverside
Akses: Stasiun Bojonggede
Hunian berkonsep asri dengan sistem keamanan 24 jam. Kawasan Bojonggede kini semakin diminati seiring peningkatan infrastruktur jalan yang menghubungkan langsung ke Cibinong.
5. Green Bamboo Terrace
Akses: Stasiun Cilebut
Berjarak sekitar 500 meter dari Stasiun Cilebut. Menggunakan material bangunan standar Jepang yang tahan gempa dan dikenal efisien dalam tata ruang.
Baca juga: Rekor Terbesar Sejarah, Penyaluran Dana FLPP 2025 Tembus Rp34,64 Triliun
6. Telaga Kahuripan
Akses: Stasiun Bojonggede dan Stasiun Cilebut
Mengusung konsep kota mandiri bernuansa alam. Pasca revitalisasi besar-besaran, kawasan ini menjadi favorit bagi pencari rumah dengan halaman luas dan lingkungan hijau.
7. Podomoro Golf View
Akses: Stasiun Gunung Putri
Meski secara administratif berada di Cimanggis, kawasan ini menjadi standar baru hunian berkonsep resort living. Terintegrasi dengan rencana stasiun LRT dan akses tol langsung, menjadikannya pilihan menarik untuk investasi jangka menengah.
8. Bukit Rancamaya Residence
Akses: Stasiun Bogor
Menawarkan pemandangan langsung Gunung Salak. Meski relatif jauh dari pusat kota, akses menuju Stasiun Bogor kini semakin baik dengan jalur penghubung yang tertata.
9. Royal Bogor Residence
Akses: Stasiun Batutulis dan Stasiun Bogor
Menyasar segmen menengah ke atas dengan desain arsitektur klasik modern. Keunggulannya adalah suasana tenang di tengah kepadatan Kota Bogor.
10. Bumi Tirta Nirwana
Akses: Stasiun Bogor
Cocok bagi pencari hunian dengan kontur tanah berbukit. Lokasinya dekat dengan pusat kuliner Bogor serta fasilitas transportasi publik. (***)

